Quick Count 2009

April 12, 2009 at 9:29 pm | Posted in richlife | 1 Comment

I teach statistics. So, I am concerned about the accuracy of quick count.

Here is the average of quick counts :

1

Demokrat

20.41%

2

Golkar

14.47%

3

PDIP

14.18%

4

PKS

7.62%

5

PAN

5.65%

6

PPP

5.29%

7

PKB

5.16%

8

Gerindra

4.89%

9

Hanura

3.54%

10

PBB

1.78%

11

PKNU

1.56%

12

PKPB

1.48%

13

PDS

1.32%

14

PBR

1.18%

15

PPRN

1.03%

16

PDP

0.91%

17

PKPI

0.84%

18

PPPI

0.69%

19

Barnas

0.66%

20

PDK

0.63%

21

RepublikaN

0.61%

22

PPD

0.56%

23

Patriot

0.56%

24

PNBK

0.48%

25

P Kedaulatan

0.41%

26

PMB

0.40%

27

PKDI

0.38%

28

PPI

0.38%

29

Pakar Pangan

0.37%

30

Pelopor

0.34%

31

PNI Marhaen

0.34%

32

PIS

0.34%

33

PIB

0.28%

34

Partai Buruh

0.26%

35

PPDI

0.26%

36

Partai Merdeka

0.18%

37

PSI

0.18%

38

PPNUI

0.18%

(to be compared to officially KPU count… soon..)

update 1 : Wednesday, April 15

As predicted by quick counts, from now and then, Golkar gets better votes than PDIP.

Waiting

March 30, 2009 at 8:23 pm | Posted in richlife | Leave a comment
Tags:

Waiting for my friend.

Now, I can wait with pleasure. There is nokia E71 in my hand. I can start blogging, browsing, or even chatting (something I’m doing less and less). We call it killing the time.

But, I think we should not kill our time. Time is the most precious thing. We can fill our time with something meaningful. And, thanks God, we have abundant opportunities to do something when waiting. Technology makes us more productive.

Thank you very much to everyone who makes life easier and happier. May Allah bless you all.

Who is Hasan Baidaie?

March 28, 2009 at 6:37 am | Posted in learning | Leave a comment
Tags:

Maybe you have noticed that several post attributed to Hasan Baidaie. Who is he?

He is my father. I re-post his articles from mailing list. So, what’s the interesting part?

His age is 74. Old enough to learn something new. But, he is willing to. He learned to use SMS, maybe in his seventy. Then, he learned blackberry, so he can sent email to our mailing list, and keep contact with family. My father cannot use computer, but he seriously learned how to use blackberry, in age 74. That is achievement.

And then, I want to re-post his articles in this blog. Maybe there is some benefits for you too.

Tips in learning English

March 28, 2009 at 6:23 am | Posted in learning | 4 Comments
Tags: ,

My brother and his wife ever lived in Australia. Not a surprise, they speak English very well.

My sister in law (brother’s wife) gave me several tips in learning English.

Tips #1 : increase vocabulary.
The only way to communicate successfully is speaking with proper vocab and proper pronounciation. So, she suggest me to use dictionary to improve my vocab. Just read dictionary randomly, and then your vocab will be improved.
Tips #2 : read english book loudly. You must hear your voice, your pronounciation. This trick will improve your listening skill. And, of course, makes you more confident.
Tips #3 : writing in English (I think this trick come from my teacher, I’m not sure.) There is a close connection between writing and speaking. Do the one will improve the other.

That’s the tips. Do you have one?

Blogging with purpose

March 28, 2009 at 6:01 am | Posted in learning | 2 Comments
Tags:

Recently, I think hardly about the reason behind my blogging activities. I think it’s wasting my time.

But then, I found several purposes to do blogging. First, I can record my ideas. Second, I can practice my English with that.

So, I decided to start blogging in English. My English is far from good. And I fear to speak in English, because I do not want to seemed like stupid person. Because my English still bad, my vocab is limited.

But I know. Nobody care about my English (only me care about myself). Nobody care about grammar. They care about communication, what the message I want to tell to. So, there is no worry to speak wrongly, they all know that I am Indonesian, English is not my mother language.

And here I am. Start blogging in English. :)

Kasihan kucing dan anjing

March 27, 2009 at 6:12 pm | Posted in richlife | Leave a comment
Tags: , ,

Anjing itu tampak gelisah. Lalu minggir di depan rumah seseorang. Trus, puff…, di buang kotoran di pinggir jalan.

Biasanya pagi hari saya jalan-jalan sebentar keliling komplek sebelah. Di komplek saya tidak ada yang pelihara anjing, tapi di komplek sebelah kami ada yang memelihara.

Mungkin saking semangatnya membaguskan jalan, maka semua jalan dilapis aspal hingga mulus. Akibatnya, sungguh kasihan anjing dan kucing. Binatang-binatang itu tidak bisa mengubur kotorannya.

Makhluk karnivora pemakan daging memang akan mengeluarkan kotoran yang sangat berbau, karena banyaknya sisa protein yang dibuang (demikian pula dengan manusia sebagai omnivora pemakan segalanya). Tuhan sudah mengilhamkan solusinya yaitu menimbun kotoran tersebut dengan tanah.

Sayangnya tanah terbuka makin langka. Sungguh kasihan anjing dan kucing. Mungkin mereka malu buang kotoran sembarangan, tanpa ditimbun. Tapi, mau gimana lagi?

Kenapa beribadah?

March 26, 2009 at 8:15 pm | Posted in Spiritual | Leave a comment
Tags: ,

Hasan Baidaie:

Diceritakan, suatu saat yang udara sangat panas, Khalifah Umar bin Khattab ra meminta segelas air tetapi air itu tidak jadi diminum lantaran beliuau mendengar lantunan ayat 20 Surat Al-Ahqaf yang artinya: Dan ingatlah pada hari ketika orang-orang kafir dihadapkan ke neraka. (Kepada mereka) dikatakan,”Kamu telah menghabiskan rizkimu yang baik(kenikmatan) dalam kehidupan duniamu dan kamu telah bersenang-senang dengannya, maka kini kamu dibalas dengan siksaan yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri dimuka bumi tanpa hak dan kamu telah berbuat kefasikan”.
Beliau tidak jadi minum dengan alasan agar KENIKMATAN yang disediakan untukku di akhirat nanti TIDAK BERKURANG karenanya. Sikap beliau yang ingin mendapatkan IMBALAN kesenangan oleh filosof Ibnu Sina dipandang sebagai sikap pedagang.
Ada pula semacam sikap seorang buruh yang patuh karena takut kepada majikannya yaitu orang yang beribadah karena dorongan takut siksa neraka.
Ada lagi semacam sikap seorang ibu terhadap anaknya yang masih kecil, ia mencurahkan kasih sayangnya tanpa imbalan karena cinta kepada buah hatinya begitu tingi; demikian pula seorang yang beribadah didorong oleh rasa cinta kepada Tuhan yang telah memberikan segalanya kepadanya, bukan karena mengharap imbalan atau karena takut siksaNya.

Nah, sekarang bagaimana sikap keagamaan kita dalam pengabdian(ibadah) kepadaNya, dimana keberadaan kita diantara ketiga macam manusia tersebut diatas, semacam pedagang yang mengharapkan imbalan keuntungan(pahala), semacam buruh yang takut sanksi(siksa) majikannya atau semacam ibu yang mencintai bayinya tanpa pamrih?
Salah satu dari ketiga macam motif atau tujuan beribahah kepada Allah swt bagi orang Muslim bolah-boleh aja, artinya tidak mengurangi arti ikhlasnya sedikitpun.

Masih ada lagi macam orang beribadah- yang ini mah jangan sampe terjadi pada kite-secara otomatis kaya robot. Pelakunya tidak mengerti kepentingan dan tujuan yang dilakukannya, ia bekerja sesuai dengan apa yang diprogramkan, sedankan yang memprogramkannya adalah orang yang telah tenggelam dalam KESIBUKAN DUNIAWI. Kita tidak heran orang macam ini ketika salat yang teringat adalah bisnis, berbagai kesenangan duniawi bahkan terbayang pula dibenaknya benda-benda remeh yang berarti.

Financial Happiness Model

November 22, 2006 at 3:03 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mari kita mulai dengan sebuah model.

Model sangat penting untuk memudahkan pemahaman.

FH_model

Model ini menunjukkan kondisi keuangan seseorang. Sumbu mendatar, menunjukkan kemampuan kendali atas uang. Ada orang yang uangnya terbatas, ada yang longgar (merdeka). Pada sumbu ini indikatornya adalah rasio kemakmuran (wealth ratio /WR). Penjelasan tentang WR ini dapat dipelajari pada artikel Lompatan Kuantum kekayaan. Continue Reading Financial Happiness Model…

Motivasi

October 7, 2005 at 1:43 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ada yang kaya, tapi hidupnya gelisah.

Banyak yang miskin, dan gelisah juga!

Ada juga yang kaya dan hidupnya bahagia. Yang miskin tapi bahagia ada juga.

Saya yakin, kuncinya dimulai dari manajemen keuangan pribadi. Sering terjadi cekcok rumah tangga, sakit tak dirawat, dan lain-lain masalah, diawali karena masalah uang.
Karena itu saya bertekad menemukan cara yang mudah dan praktis dalam mengelola uang, agar lebih banyak orang mencapai sejahtera dan bahagia.

Bahagia dimulai dengan meraih kendali atas keuangan pribadi.

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.